Jakarta (KABARIN) - Pelatih Korea Selatan (Korsel) Hong Myung-bo mengakui telah menerapkan strategi yang keliru saat timnya kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Kamis WIB.
Menurut Hong, keputusan taktik yang diambil sebelum maupun selama pertandingan tidak berjalan sesuai rencana sehingga membuat peluang Korsel untuk lolos ke babak 32 besar menjadi sangat tipis.
"Dalam panggung sebesar ini, pelatih kepala bertanggung jawab atas seluruh hasil," kata Hong seusai pertandingan dalam laman FIFA.
Ia menegaskan tidak ada alasan lain di balik kekalahan tersebut selain kesalahan strategi yang diterapkannya dalam laga penentuan nasib Taeguk Warriors.
Hong juga membantah spekulasi mengenai adanya gangguan kesehatan seperti keracunan makanan yang disebut-sebut memengaruhi performa tim.
Pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan tanggung jawab sepenuhnya berada di pundaknya sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan.
Korsel harus mengakui keunggulan Afrika Selatan setelah kebobolan gol tunggal Thapelo Maseko pada menit ke-63. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Afrika Selatan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Akibat hasil tersebut, Taeguk Warriors masih harus menunggu hasil pertandingan di Grup E, H, I, dan J untuk mengetahui peluang mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026